Sowlea
Bahasa Indonesia
Sejarah musik · 5 / 13

Musik Romantik: perasaan besar dan orkestra besar

Pada zaman Romantik, sekitar 1820 sampai 1900, para komponis semakin menjadi seniman mandiri yang membagikan perasaan mereka sendiri, tidak lagi hanya bekerja untuk keluarga kaya. Musik bisa menggelora, melamun, lucu, atau patah hati, dan orkestra pun membesar mengikutinya.

Ditinjau 7 Oktober 2026

Isi pelajaran ini

Musik yang bercerita

Komponis Romantik menyukai cerita, alam, dan perasaan yang kuat. Sebuah karya bisa menggambarkan matahari terbit, hantu, kisah cinta, atau jalan-jalan di hutan. Ini kadang disebut musik program, karena musiknya mengikuti sebuah cerita atau gambar.

Untuk menceritakan kisah besar, para komponis menambah alat musik. Orkestra Romantik punya banyak biola, tambahan alat tiup logam, dan perkusi yang besar, sehingga bisa berbisik dan juga menggelegar.

Piano menjadi bintang

Piano menjadi lebih keras, lebih kuat, dan lebih murah, dan banyak keluarga bisa memilikinya di rumah. Beberapa pemain, yang disebut virtuoso, memukau penonton dengan kecepatan dan keterampilan mereka. Frédéric Chopin (1810–1849), seorang komponis Polandia yang sebagian besar hidup di Paris, menulis karya piano yang terdengar seperti puisi.

Melodi dari tanah air

Di banyak negara, para komponis mulai memakai lagu rakyat dan tarian bangsa mereka sendiri. Antonín Dvořák menulis tarian-tarian Ceko, dan Edvard Grieg menulis musik yang terinspirasi dari Norwegia. Ini disebut nasionalisme musikal.

Opera dan balet

Giuseppe Verdi (1813–1901) menulis opera Italia yang penuh melodi terkenal. Richard Wagner (1813–1883) menulis opera Jerman raksasa yang berlangsung berjam-jam. Pyotr Ilyich Tchaikovsky (1840–1893) dari Rusia menulis musik untuk balet Swan Lake, yang pertama kali ditampilkan pada tahun 1877, dan The Nutcracker, yang pertama kali ditampilkan pada tahun 1892.

Komponis perempuan

Banyak perempuan menulis musik yang indah pada masa ini, meskipun sulit bagi mereka untuk bekerja secara profesional. Fanny Mendelssohn (1805–1847) menulis ratusan karya. Clara Schumann (1819–1896) adalah salah satu pianis paling terkenal pada zamannya dan juga seorang komponis.

Pelajaran berikutnyaMusik abad ke-20 dan masa kini

Suara piano: Salamander Grand Piano oleh Alexander Holm (CC BY 3.0).