Nama nada: tujuh huruf dalam musik
Ada ribuan lagu, tetapi hanya ada tujuh nama nada. Nama-nama itu berulang terus, sama seperti tujuh hari dalam seminggu. Begitu Anda tahu ketujuh nama itu dan letaknya di piano, semua hal lain dalam musik jadi lebih mudah.
Isi pelajaran ini

Tujuh nama, seperti nama hari
Nada diberi nama dengan tujuh huruf pertama alfabet: A B C D E F G. Kebanyakan pelajaran dimulai dari C, jadi kita juga: C D E F G A B.
Setelah B, kembali lagi ke C, seperti Senin yang datang lagi setelah Minggu. C yang baru terdengar seperti nada yang sama dengan C sebelumnya, hanya lebih tinggi. Anda bisa mendengarnya saat seorang ayah dan anaknya menyanyikan lagu yang sama bersama-sama: terdengar seperti satu melodi, tetapi suara si anak lebih tinggi tepat sejauh jarak ini.
Jarak dari satu C ke C berikutnya disebut oktaf. "Okta" berarti delapan, seperti delapan lengan gurita (dalam bahasa Inggris, octopus). Namanya hanya tujuh, jadi kenapa delapan? Karena kedua C ikut dihitung: C D E F G A B C. Sama seperti menghitung dari hari Senin sampai Senin berikutnya: delapan hari kalau kedua Senin ikut dihitung.
Cara menemukan C di piano
Lihat tuts hitamnya. Tuts hitam berkelompok: dua bersama, lalu tiga bersama, lalu dua, lalu tiga, begitu terus sepanjang keyboard.
C adalah tuts putih tepat di sebelah kiri setiap kelompok dua tuts hitam. Bayangkan dua tuts hitam itu sebagai atap kecil, dan C adalah pintu di sisi kiri rumahnya.
Setelah menemukan C, tuts putih ke arah kanan adalah D E F G A B, lalu C berikutnya.
Coba: ketuk semua C pada keyboard di atas. Semuanya terdengar mirip, hanya lebih tinggi atau lebih rendah.
Do re mi: nama untuk bernyanyi
Saat bernyanyi, kita sering memakai suku kata, bukan huruf, karena suku kata lebih mudah dinyanyikan. Di Indonesia ini disebut solmisasi: do re mi fa sol la si (di beberapa negara si diucapkan ti).
Di Indonesia, solmisasi sering dipakai bersama not angka: 1 2 3 4 5 6 7 dibaca do re mi fa sol la si. Di awal lagu biasanya tertulis nada dasarnya, misalnya "do = C" atau "do = G". Artinya do adalah nada "rumah" lagu mayor itu (nada tempat lagu terasa selesai), di mana pun letaknya. Cara ini disebut "do berpindah" (movable do). Di beberapa negara lain, terutama di Eropa, do selalu C, jadi do re mi hanyalah nama lain untuk C D E. Cara ini disebut "do tetap" (fixed do). Tabel di bawah memakai do = C, jadi di tabel itu kedua cara sama saja: do adalah C.
| Nama huruf | Solmisasi |
|---|---|
| C | Do |
| D | Re |
| E | Mi |
| F | Fa |
| G | Sol |
| A | La |
| B | Si / Ti |
Angka di belakang huruf: lantai berapa?
Piano punya banyak C, jadi kita menambahkan angka untuk menunjukkan C yang mana, seperti lantai di gedung tinggi. C di dekat tengah piano adalah C4, disebut juga C tengah (middle C; beberapa keyboard dan aplikasi menyebutnya C3). C di atasnya adalah C5, yang di bawahnya C3.
Angkanya naik satu setiap kali bertemu C: tuts tepat setelah B3 adalah C4. A di atas C tengah adalah A4. Nada ini bergetar 440 kali setiap detik, dan orkestra serta alat penyetem memakainya sebagai nada acuan bersama.
Nama nada di berbagai tempat
Nadanya sama di mana-mana, tetapi namanya berbeda dari satu negara ke negara lain. Berikut nama-nama yang biasa dipakai di Indonesia, dan beberapa sistem lain yang mungkin Anda temui di buku dan video.
| C | D | E | F | G | A | B | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama huruf (dipakai di situs ini) | C | D | E | F | G | A | B |
| Solmisasi (do = C) | do | re | mi | fa | sol | la | si |
| Not angka (do = C) | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| Huruf Jerman | C | D | E | F | G | A | H |
Dalam bahasa Jerman, B berarti nada yang dalam bahasa Inggris disebut B♭ (Bes), dan tuts putih B disebut H. Kalau buku berbahasa Jerman menulis H, anggap saja itu B.
Kuis kecil: tuts apa ini?
Satu tuts di keyboard akan menyala. Pilih namanya. Cari kelompok dua dan tiga tuts hitam untuk membantu Anda.
Suara piano: Salamander Grand Piano oleh Alexander Holm (CC BY 3.0).