Alat musik tiup logam: bibir berdengung dan pipa berkilau
Rapatkan bibir Anda lalu tiup sampai bibir bergetar dan berdengung. Dengungan itulah cara terompet memulai bunyinya. Keluarga tiup logam adalah sekelompok pipa logam yang membuat dengungan menjadi besar, cerah, dan bertenaga.
Isi pelajaran ini

Dengungan
Pemain tiup logam menekan bibirnya ke corong logam berbentuk mangkuk dan meniup sehingga bibirnya berdengung. Pipa logam yang panjang kemudian membuat dengungan kecil itu jauh lebih keras dan memberinya warna bunyi.
Mengencangkan bibir membuat dengungan lebih tinggi, dan mengendurkannya membuatnya lebih rendah. Hanya dengan mengubah bibir, alat tiup logam sudah bisa memainkan beberapa nada.
Memanjangkan pipa
Untuk memainkan semua nada di antaranya, alat tiup logam mengubah panjang pipa. Trombon memiliki slide yang didorong masuk dan keluar oleh pemainnya. Terompet, horn, dan tuba memiliki katup: menekan katup mengalirkan udara melewati satu lengkungan pipa tambahan, sehingga pipa menjadi lebih panjang dan nadanya lebih rendah.
Keluarganya
Alat tiup logam hadir dalam berbagai ukuran, dari yang kecil dan tinggi sampai yang raksasa dan rendah.
- Terompet
- Yang terkecil dan tertinggi di antara keempat alat ini, dengan bunyi cerah dan berkilau. Biasanya memiliki tiga katup.
- Horn Prancis
- Pipa panjang yang digulung berbentuk bulat, dengan bunyi lembut dan hangat. Pemain memasukkan tangan ke dalam ujung yang lebar.
- Trombon
- Satu-satunya di antara keempat alat ini yang memakai slide, bukan katup, sehingga bisa meluncur mulus dari nada ke nada.
- Tuba
- Yang terbesar dan terendah di antara keempat alat ini, dengan bunyi dalam dan bulat. Tuba menopang bagian bawah band.
Mengapa "logam"?
Keluarga ini disebut tiup logam karena alat-alat ini secara tradisional dibuat dari kuningan (brass), logam kuning yang mengilap. Terompet juga bisa berwarna perak, dan di dunia musik ia tetap alat tiup logam, karena cara ia menghasilkan bunyi.
Suara piano: Salamander Grand Piano oleh Alexander Holm (CC BY 3.0).